Wednesday, April 26, 2017

SURATKU UNTUKMU KARTINI


 SURATKU UNTUKMU KARTINI


Dalam hitam gelap
Ketika jiwa berkecamuk
Mimpi seakan hilang ditelan waktu
Takkan ada harapan lagi aku berdiri disini

Masih terngiang saat gemuruh menggelegar
Suara tangisan hati berteriak
Hatiku HANCUR,derajatku HANCUR!
Apakah menjadi wanita harus serendah ini?

Aku berdoa mengharapkan hadirnya pahlawan
Ya! Mungkin itu harapanku atau hanya ilusiku semata.
RADEN AJENG KARTINI ..itulah pahlawanku
Seakan tuhan mendengar doaku dan tangisanku.

Kini,kesempatanku sama dengan pria
Sama dengan lainnya.tanpa perlu direndahkan dan dibedakan
Namun,belum sempat diriku berterima kasih
Kini ia telah gugur,meninggalkan jasa.

Masih adakah seorang kartini dizaman sekarang?
Aku mencari,aku bingung!
Aku mengharapkan sosok kartini lagi TUHAN..
  
Yang berdedikasi untuk wanita
Dan memegang teguh adat
Bukan sekedar Makeup atau kedok belaka
Bukan juga sekedar dunia glamor ataupun entahlah

Inilah suratku untukmu kartiniku

Previous Post
Next Post

0 komentar: