Thursday, September 7, 2017

Persamaan Dasar Akuntansi

Persamaan Dasar Akuntansi

A. PENGERTIAN PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI

Persamaan dasar akuntansi adalah catatan tentang perubahan unsur-unsur dasar posisi keuangan perusahaan (Harta, utang, dan modal) akibat adanya transaksi dan kejadian.

Persamaan dasar akuntansi merupakan konsep dasar pencatatan akuntansi sistem berpasangan (double entry) artinya setiap perusahaan pada satu akun akan mengakibatkan perubahan pada akun yang lain dalam jumlah yang sama, yang dinyatakan dalam rumus persamaan dasar akuntansi, yaitu:
HARTA = UTANG + MODAL
  • Harta adalah semua kekayaan yang dimiliki perusahaan yang dapat dinilai dengan uang yang terdiri dari Harta berwujud dan tak berwujud.
  • Utang adalah kewajiban yang harus dilunasi oleh perusahaan kepada pihak ketiga sebagai akibat adanya transaksi masa lalu.
  • Modal adalah kewajiban perusahaan kepada pemilik atau hak pemilik atas perusahaan.
  • Pendapatan adalah hasil yang diperoleh perusahaan dalam kegiatan pemberian jasa kepada pihak luar perusahaan.
  • Beban adalah pengorbanan yang dikeluarkan perusahaan untuk memperoleh pendapatan.
Modal dapat berubah antara lain karena adanya pendapatan dan beban.
Pendapatan akan menambah harta dan modal perusahaan atau
Beban usaha akan mengurangi harta dan modal perusahaan

UNSUR-UNSUR PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI (HARTA, UTANG DAN MODAL)

  1. Harta (assets) atau disebut juga aktiva adalah harta benda dan hak yang merupakan sumber daya yang dikuasai perusahaan. Sebagai contoh Harta (aktiva) perusahaan: uang tunai (kas), tagihan pada pihak lain (piutang), barang dagangan, gedung dan peralatan, perlengkapan.
  2. Utang adalah kewajiban yang harus dipenuhi pada saat yang telah ditentukan. Utang timbul sebagai akibat peristiwa masa lalu, misalnya menerima pinjaman dari pihak ketiga dalam bentuk uang, barang atau jasa.
  3. Modal (ekuitas) adalah hak pemilik atas harta perusahaan setelah dikurangi dengan kewajiban. Salah satu unsur Modal adalah setoran pemilik sebagai investasi dalam perusahaan yang disebut modal pemilik (Owner’s Equity).
  
Pengertian Jurnal
Jurnal merupakan catatan pertama yang terjadi didalam proses akuntansi. Meskipun transaksi-transaksi yang terjadi dapat langsung dimasukkan kedalam buku besar, akan lebih tepat jika transaksi terlebih dahulu dicatat kedalam jurnal, baru kemudian jumlah debit dan kreditnya ditransfer ke rekening buku besar yang sesuai. Jurnal menyediakan satu ruangan yang lengkap untuk mencatat suatu transaksi yang terjadi secara kronologis (urut waktu terjadinya). Didalam jurnal terdapat nama dan jumlah uang dari masing-masing rekening atau rekening-rekening yang didebitkan atau dikreditkan. Oleh karena itu dengan jurnal memungkinkan untuk mereview seluruh pengaruh transaksi-transaksi penting perusahaan. Jumlah jurnal dari setiap macam bentuk untuk perusahaan satu dengan perusahaan lainnya tergantung dari sifat kegiatan perusahaan dan frekuensi serta jenis transaksi (Kardiman,2003,h:73-75).
Ø  Fungsi Jurnal
jurnal mempunyai fungsi sebagai berikut :
a.       Fungsi Historis artinya pencatatan setiap bukti transaksi dilakukan secara urut berdasarkan tanggal terjadi transaksi.
b.      Fungsi mencatat artinya semua transaksi harus dicatat dalam buku jurnal.
c.       Fungsi analis artinya pencatatandalam jurnal merupakanhasil analis transaksi berupa pendebitan dan pengkreditan akun-akun yang terpengaruh berikut jumlahnya.


     Transaksi :
1/1/2010          Tuan Candra menbuka Kantor Candra Advokat dengan
                         menyerahkan uang Kas ke kantor sebesar Rp5.000.000 dan
peralatan kantor sebesar Rp10.000.000

1/1/2010          Tuan Candra membayar sewa gedung untuk 1,5 tahun sebesar
                        Rp4.500.000


3/1/2010          Tuan Candra membantu kasus hukum PT. Karya Amanah dan
                        Dibayar bulan depan sebesar Rp10.000.000

7/1/2010          Tuan Candra mendapatkan uang sebesar Rp5.000.000 dari klien
                        Atas bantuan hukum yang diberikannya.

9/1/2010          Tuan Candra meminjam uang ke bank sebesar Rp50.000.000

14/1/2010        Tuan candra membantu kasus hukum PT. Karya Sejati dan dibayar
                        Sebesar Rp20.000.000 dimana 40 % nya dibayar tanggal 20 Jan 2010.

18/1/2010        Tuan candra membayar gaji karyawan ( bagian administrasi )
                         Sebesar Rp1.500.000

20/1/2010        Tuan Candra menerima uang dari utang klien pada 14 Jan 2010.

23/1/2010        Tuan Candra membayar utang ke bank sebesar Rp2.500.000.

25/1/2010        Tuan Candra membantu Pak Ahmad dalam kasusnya dan dibayar
                         Tunai sebesar Rp5.000.000

30/1/2010        Tuan Candra membayar biaya telepon sebesar Rp100.000, air sebesar
                        Rp100.000 dan biaya listrik sebesar Rp150.000

31/1/2010        Tuan Candra membantu kasus PT. Graha Vero dan dibayar tunai
                        Sebesar Rp5.000.000.
   
·        Jurnal

Date
Akun
Ref
Debit
Kredit
1/1/10
Kas
Rp5.000.000
Peralatan Kantor
Rp10.000.000
       Ekuitas Tn. Candra
Rp.15.000.000
Sewa dibayar dimuka
Rp4.500.000
       Kas
Rp4.500.000
3/1/10
Piutang Usaha
Rp10.000.000
       Pendapatan Jasa
Rp10.000.000
7/1/10
Kas
Rp5.000.000
       Pendapatan Jasa
Rp5.000.000
9/1/10
Kas
Rp50.000.000
       Utang Bank
Rp50.000.000
14/1/10
Kas
Rp12.000.000
Piutang Usaha
Rp8.000.000
        Pendapatan Jasa
Rp20.000.000
18/1/10
Beban Gaji     
Rp1.500.000
        Kas
Rp1.500.000
20/1/10
Kas
Rp8.000.000
        Piutang Usaha
Rp8.000.000
23/1/10
Utang Bank
Rp2.500.000
        Kas
Rp2.500.000
25/1/10
Kas
Rp5.000.000
        Pendapatan Jasa
Rp5.000.000
30/1/10
Beban Telepon
Rp100.000
Beban Air
Rp100.000
Beban Listrik
Rp150.000
        Kas
Rp350.000
31/1/10
Kas
Rp5.000.000
        Pendapatan Jasa
Rp5.000.000
Total
Rp126.850.000
Rp126.850.000

Jurnalnya Balance


Previous Post
Next Post

0 komentar: